Home / Berita Umum / Polisi Membuka Sindikat Penyelundupan Hewan Langka Termasuk Komodo Di Jual Di Luar Negeri

Polisi Membuka Sindikat Penyelundupan Hewan Langka Termasuk Komodo Di Jual Di Luar Negeri

Polisi Membuka Sindikat Penyelundupan Hewan Langka Termasuk Komodo Di Jual Di Luar Negeri – Polisi membuka sindikat penyelundupan hewan-hewan langka termasuk juga komodo yang di jual sampai ke luar negeri. Didapati, seekor komodo dapat di jual sampai Rp 500 juta.

Akan tetapi nyatanya aktor beli komodo dari beberapa pelaku cuma seharga Rp 6 sampai Rp 8 juta. Lantas, harga jual komodo juga bermacam mulai Rp 15 juta sampai beberapa ratus juta.

“Di jual untuk sampai ke luar negeri dapat sampai Rp 500 juta untuk satu komodo,” kata Direskrimsus Polda Jawa timur Kombes Akhmad Yusep Gunawan waktu launching di Mapolda Jawa timur Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (27/3/2019).

Beberapa komodo ini didapati didapatkan dari pelaku yang ada di Flores. Sesudah lakukan deal pembayaran, komodo juga di kirim memakai truk yang dinaikkan kapal sampai pesawat.

Pada jaringan ini ada juga satu diantaranya residivis yang didapati cukuplah pakar di bagian penyelundupan. Karena itu, beberapa penyelundupan juga dapat lolos. Perihal ini dapat dibuktikan dari data yang menyebutkan ada 41 komodo yang telah di kirim ke luar negeri.

Untuk penjualannya, jaringan ini biasa tawarkan satwa liar lewat facebook. Ada dua account facebook yang dipakai. Yusep memberikan jaringan ini telah beroperasi dari 2016, ada juga satu diantaranya terduga yang disebut residivis.

Ini dikerjakan oleh beberapa residivis serta jaringan barunya. Jaringan ini telah beroperasi semenjak tahun 2016 telah beroperasi serta untuk residivis telah tujuh kali dalam operasi ini,” tambah Yusep.

Selain itu, Kepala Bagian Lokasi 2 BKSDA Widodo menjelaskan pihaknya akan melepas satwa-satwa ini ke habitatnya kembali. Akan tetapi, sebelum itu akan ada proses habituasi atau memperkenalkan kembali habitat satwa.

“Kita coba bebaskan liarkan kembali pada tempat habitat aslinya. Tentu saja lewat proses habituasi, kelak ada referensi dari team penilai tingkah laku alami tentu saja dapat survive untuk dilepaskan di habitat aslinya atau mesti ditempatkan di instansi konservasi,” papar Widodo.

About admin

Check Also

Berikut Resiko Kesehatan Untuk Wanita Yang Sering Konsumsi Kopi Secara Berlebihan

Berikut Resiko Kesehatan Untuk Wanita Yang Sering Konsumsi Kopi Secara Berlebihan – Minum kopi gak …